efek salju

http://www.ada-blog.com/2012/03/cara-membuat-efek-salju-pada-blog.html

Jumat, 04 Mei 2012

Penyakit Klamidia


PENYAKIT KLAMIDIA


Definisi Penyakit klamidia yaitu penyakit yang tergolong dalam Penyakit Menular Seksual (PMS) yang menyerang manusia. Penyakit yang juga dikenal dengan nama uretritis nongonore atau uretritisnon spesifik ini disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. Penyakit ini dapat merusak  mata dan  alat  reproduksi manusia, seperti leher rahim, rahim, saluran indung telur dan saluran kencing.
Etiologi Penyakit klamidia disebabkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis. 


Klamidia dapat ditularkan melalui hubungan seksual secara vagina, oral, Klamidia dapat menyerang siapa saja, laki-laki maupun perempuan semua usia, terutama dewasa yang kehidupan seksualnya tidak sehat, misalnya sering bergonta - ganti pasangan, tidak menggunakan kondom saat berhubunganseksual, melakukan hubungan seksual tidak wajar (oral). Wanita yang terinfeksi klamidia lima kali lebih mungkin terinfeksi HIV, Lebih rentan terkena Penyakit Radang Panggul (PRP), yaitu istilah umum untuk infeksi rahim, saluran tuba, dan atau ovarium.
PRP dapat menyebabkan munculnya jaringan parut di dalam organ - organ reproduksi yang dapat menimbulkan komplikasi serius seperti termasuk nyeri panggul kronis, kesulitan hamil / kemandulan, kehamilan ektopik, kehamilan diluar rahim, hamil anggur, radang leher rahim.

Pengobatan penyakit  klamidia
Pengobatan penyakit klamedia dapat disembuhkan dengan antibiotik secara efektif setelah terdeteksi. Perawatan untuk klamidia sebagai berikut:
Azitromisin 1 gr per oral sebagai dosis tunggal atau doksisiklin 100 mg 2x / hari selama 7 - 14 hari, tetrasiklin 4 x 500 mg selama 5 - 7 hari. Selain dengan mengkonsumsi obat - obatan pemeriksaan dan pengobatan terhadap semua pasangan seksual juga perlu dilakukan untuk bisa mendeteksi dini penyakit klamidia. Pencegahan melakukan skrining klamidia pada wanita muda agar bisa mendeteksi lebih lanjut, tidak ganti - ganti pasangan, setia pada satu pasangan, tidak berhubungan seksual secara vaginal langsung, dan oral dengan orang yang terinfeksi, menggunakan kondom leteks secara konsisten dan benar dari awal kontak seksual sampai tidak ada lagi kontak kulit, mencuci tangan dan daerah kelamin setelah berhubungan seks dengan menggunakan sabun desinfektan, tangan harus dicuci sebelum menyentuh wajah anda sendiri atau bagian tubuh lainnya.



 Gonore (GO) 
      Gonore adalah penyakit Menular Seksual yang paling sering terjadi dan paling mudah terjadi. Penyakit menular seksual (PMS) adalah penyakit yang ditularkan secara langsung dari seseorang ke orang lain melalui kontak seks. Namun penyakit gonore ini dapat juga ditularkan melalui ciuman atau kontak badan yang dekat. Kuman  patogen tertentu yang mudah menular dapat ditularkan melalui makanan, transfusi darah, alat suntik yang digunakan untuk obat bius. 

 

TANDA DAN GEJALA
Pada Pria ;
  • gejala awal biasanya timbul dalam waktu 2 - 7 hari setelah terinfeksi.
  • rasa tidak enak pada uretra, yang beberapa jam kemudian diikuti oleh nyeri ketika berkemih dan keluarnya nanah dari penis.
  •  Penderita pria biasanya menengeluhkan sakit pada waktu berkemih.
  • Penderita sering berkemih dan merasakan desakan untuk berkemih, yang semakin memburuk ketika penyakit ini menyebar ke uretra bagian atas.
  • Lubang penis tampak merah dan membengkak.  
  • Pada Wanita
-          Pembengkakan pada alat kelamin luar wanita, biasanya pembengkakan disertai dengan rasa nyeri hebat bahkan sampai tidak bisa berjalan, juga dapat di sertai demam seiring pembengkakan pada kelamin yang memerah.
PENGOBATAN
  • Gonore biasanya diobati dengan suntikan tunggal seftriakson intramuskuler (melalui otot) atau dengan pemberian antibiotik per-oral (melalui mulut) selama 1 minggu (biasanya diberikan doksisiklin).
  • Cefixime  400 mg per oral.
  • Ceftriaxone Dewasa  125-250 mg IM.
  • Spectinomycin (Trobicin) Dewasa 2 g IM.
  • Jika gonore telah menyebar melalui aliran darah, biasanya penderita dirawat di rumahsakit dan mendapatkan antibiotik intravena (melalui pembuluh darah, infus).



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar